Saturday, February 6, 2016

Apa itu Mikrogravitasi?

Mikrogravitasi 




Gravitasi merupakan gaya yang mengatur pergerakan seluruh alam semesta. Yang menarik kita ke tanah (pusat massa bumi), dan menjaga Bulan tetap pada orbitnya mengelilingi Bumi dan Bumi tetap pada orbitnya mengelilingi Matahari. 

Banyak persepsi  yang salah mengenai tidak adanya gravitasi di ruang angkasa. Bagaimanapun, tipikal ketinggian orbit untuk perjalanan antariksa manusia bervariasi antara 120 – 360 mil diatas permukaan Bumi. Medan gravitasi masih sangat kuat di daerah ini, karena hanya berjarak 1.8 persen dari jarak Bumi-Bulan. Medan gravitasi sekitar 250 mil di atas permukaan Bumi sebesar 88.8 persen dari kuat medan di permukaan. Oleh karena itu, perjalanan ruang angkasa, seperti pesawat ruang angkasa atau stasiun ruang angkasa, akan tetap berada pada orbitnya mengelilingi Bumi karena gravitasi. 

Karakteristik gravitasi pertama kali dijelaskan oleh Sir Isaac Newton, lebih dari 300 tahun yang lalu. Gravitasi merupakan daya tarik antara dua massa, yang salah satu massanya jauh lebih besar (seperti Bumi. Percepatan suatu benda ke tanah yang hanya disebabkan oleh gravitasi, dekat permukaan Bumi, disebut dengan “ gravitasi normal”, atau 1g. Percepatan ini setara dengan 32.2 kaki/s2 (9.8 m/s2). 

Jika Anda menjatuhkan sebuah apel diatas Bumi, ia jatuh pada 1g. Jika seorang astronot di stasiun ruang angkasa menjatuhkan sebuah apel, ia juga akan jatuh. Ia tidak hanya terlihat seperti sedang jatuh. Hal ini karena mereka jatuh bersama-sama: apel, astronot, dan stasiun. Akan tetapi ia bukanlah jatuh menuju Bumi, melainkan jatuh mengelilingi Bumi. Karena mereka tak jatuh pada tingkat yang sama, objek yang berada di dalam stasiun akan terlihat seperti mengambang, yang kita sebut dengan gravitasi nol (0g), atau lebih tepatnya mikrogravitasi (1x10-6g.) 

Diterjemahkan penulis dari website resmi NASA

No comments:

Post a Comment