Mikrogravitasi
Gravitasi merupakan gaya yang mengatur
pergerakan seluruh alam semesta. Yang menarik kita ke tanah (pusat massa bumi),
dan menjaga Bulan tetap pada orbitnya mengelilingi Bumi dan Bumi tetap pada
orbitnya mengelilingi Matahari.
Banyak persepsi yang salah mengenai tidak adanya gravitasi di
ruang angkasa. Bagaimanapun, tipikal ketinggian orbit untuk perjalanan
antariksa manusia bervariasi antara 120 – 360 mil diatas permukaan Bumi. Medan
gravitasi masih sangat kuat di daerah ini, karena hanya berjarak 1.8 persen
dari jarak Bumi-Bulan. Medan gravitasi sekitar 250 mil di atas permukaan Bumi
sebesar 88.8 persen dari kuat medan di permukaan. Oleh karena itu, perjalanan
ruang angkasa, seperti pesawat ruang angkasa atau stasiun ruang angkasa, akan
tetap berada pada orbitnya mengelilingi Bumi karena gravitasi.
Karakteristik gravitasi pertama kali
dijelaskan oleh Sir Isaac Newton, lebih dari 300 tahun yang lalu. Gravitasi
merupakan daya tarik antara dua massa, yang salah satu massanya jauh lebih
besar (seperti Bumi. Percepatan suatu benda ke tanah yang hanya disebabkan oleh
gravitasi, dekat permukaan Bumi, disebut dengan “ gravitasi normal”, atau 1g.
Percepatan ini setara dengan 32.2 kaki/s2 (9.8 m/s2).
Jika Anda menjatuhkan sebuah apel diatas
Bumi, ia jatuh pada 1g. Jika seorang astronot di stasiun ruang angkasa
menjatuhkan sebuah apel, ia juga akan jatuh. Ia tidak hanya terlihat seperti
sedang jatuh. Hal ini karena mereka jatuh bersama-sama: apel, astronot, dan
stasiun. Akan tetapi ia bukanlah jatuh menuju Bumi, melainkan jatuh
mengelilingi Bumi. Karena mereka tak jatuh pada tingkat yang sama, objek yang
berada di dalam stasiun akan terlihat seperti mengambang, yang kita sebut
dengan gravitasi nol (0g), atau lebih tepatnya mikrogravitasi (1x10-6g.)

No comments:
Post a Comment